jump to navigation

Solidaritas terhadap 1 tahun Pembantaian Pekerja Media (23 November 2009) Ampatuan, Filipina November 22, 2010

Posted by jrki in Uncategorized.
trackback

Insiden yang terjadi pada 23 November 2009 itu berawal dari undangan
Wakil walikota Esmael “Toto” Buluan terhadap 37 wartawan untuk meliput
pengisian pendaftaran pencalonan nya sebagai gubernur di kantor Komisi
Pemilihan Provinsi di kota Shariff Aguak, provinsi Maguindanao. Undangan
terhadap para wartawan tersebut merupakan langkah untuk memastikan
keamanan dirinya, menyusul ancaman dari lawan politiknya dalam
pencalonan gubernur saat itu.

Rombongan konvoi enam kendaraan terdiri dari para jurnalis, penasihat
hukum dan keluarga wakil walikota Mangudadatu meninggalkan Buluan menuju
kota Shariff Aguak. Sebelum mencapai lokasi tujuan (10 km sebelum
Shariff Aguak), konvoi dihentikan oleh 100 tentara laki-laki yang
menculik dan kemudian membunuh sebagian besar dari anggota rombongan
tersebut secara brutal. Terdapat bukti bahwa setidaknya ada lima korban
perempuan, empat diantaranya adalah pekerja media, yang mengalami
perkosaan. Seluruh korban tewas dengan kepala terpenggal.

Latar belakang politik lokal di salah satu wilayah termiskin di
Filipina, yang memakan korban para pekerja media ini, juga sangat rawan
terjadi di Indonesia. Adanya persaingan antar dua kekuatan yang
diprovokasi oleh kedekatan salah satu pihak dengan penguasa di tingkat
pusat cenderung berujung pada kekerasan ketika mendekati pemilihan
kepala daerah. Pada kejadian di Filipina tersebut, Klan Ampatuan yang
sangat berkuasa di provinsi Maguindanao menjadi kantong suara Presiden
Gloria Macapagal-Arroyo saat itu.

Dengan mengenang insiden pembantaian Atampua ini, JRKI ingin mengajak
teman-teman pekerja media komunitas untuk bersama-sama membangun
solidaritas internasional terhadap sesama pekerja media. Menuntut
pemerintah Filipina untuk mengusut kejahatan tersebut sekaligus akan
mengingatkan bahwa kita yang berada di Indonesia adalah bagian penting
dari kekuatan komunitas global yang menuntut terjaminnya hak komunikasi
sebagai bagian dari HAM Universal.

Salam Hormat,

Indonesia, 23 November 2010

TTD

Iman Abda

Pjs. Ketua JRKI

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: