jump to navigation

Catatan Proses Penyegelan Rakom Citra Melati oleh Balmon Jabar Juni 25, 2007

Posted by jrki in Uncategorized.
trackback

   bulwmf23.jpgPlered-Purwakarta, Senin 19 maret 2007  panas matahari yang menyegat tepatnya pukul. 11.00 wib, penyiar yang sedang asyik memutarkan lagu dan menyapa-nyapa pendengar setia atau yang biasa disebut fans saat itu terkejut dengan kedatangan beberapa orang yang berpakaian safari seperti pejabat atau intel yang mengaku dari penerbangan angkasa pura, dan ditemani 1 orang polisi polsek plered yang berpakaian lengkap dinas, maksud dan tujuan kedatangannya ialah untuk menghentikan aktivitas siaran Rakom Cimel karena menggangu komunikasi pesawat, pada saat itu pengelola Rakom Cimel merasa tidak percaya dengan yang diutarakan oleh tim safari berikut,  bahwa Rakom Cimel mengganggu navigasi udara atau komunikasi pilot ke angkasa pura maka tim safari akan menyegel pesawat pemancar yang diggunakan saat itu, namun sebelum penyegelan pengelola rakom Cimel menerangkan sebagai berikut :”kami tidak bisa begitu saja menerima penyegelan yang akan dilakukan oleh bapak-bapak dan karena kami tergabung dengan JRK-Jabar ( Jaringan Radio Komunitas Jawa Barat ), maka kami akan berkoordinasi kepada teman-teman JRK Jabar.” ujar Osa salah satu pengelola Rakom CimelDan setelah pengelola rakom Cimel, Osa mau telepon untuk  berkordiansi dulu dengan JRK Jabar, baru tim safari itu mengaku bahwa dia berasal dari BALMON JABAR (Balai Monitoring Jawa Barat) dan sempat menolak untuk berkomunikasi kepada JRK Jabar dan mengusulkan agar ke KPID JABAR (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah-Jawa Barat) saja, namun Osa tetap akan berkordinasi agar tim yang tadi nya mengaku dari penerbangan atau Angkasapura agar berkomunikasi dengan salah satu pengurus dari JRK JABAR dan setelah didesak barulah bersedia berkomunikasi kepada JRK Jabar dan saat itu saya menerima telpon dari Pak. Agus Bahwa rakom Cimel kedatangan dari BALMON JABAR dan yang bicara kepada saya yaitu bpk. Ade Sofyan sebagai kordinator penyegelan perangkat menjelaskan bahwa BALMON JABAR akan menyegel perangkat pemancar rakom Cimel yang saat itu digunakan untuk bersiaran dikarenakan mengganggu navigasi udara atau komunikasi pilot, hasil dari pengaduan PT. Angkasapura dan setelah mendapatkan pengaduan tersebut TIM BALMON langsung turun kelapangan walaupun pada saat itu hari libur, karena sangat berbahaya dengan keselamatan jiwa manusia dan pada saat itu lagi ramai-ramainya berita kecelakaan pesawat udara pasca hilangnya pesawat ADAM AIR dan terbakarnya pesawat GARUDA di Yogyakarta, dan menurut Pak ade kordinator penyegelan dari BALMON penyidikan tidak langsung ke plered – purwakarta tapi terlebih dahulu ke Lembang dan Tangkuban Perahu dan disitulah ketahuan sinyal yang mengganggu navigasi udara yaitu radio komunitas Citra Melati atau yang disingkat dengan rakom Cimel dan setelah mengetahui lokasinya tim BALMON langsung turun kelokasi dengan membawa mobil lengkap khusus pengecek sinyal untuk meng indetifikasi sinyal tersebut, dan setelah berkomunikasi bersama saya yang mewakili JRK JABAR adanya kesepakatan bahwa BALMON akan mengundang Rakom Cimel dan dari JRK JABAR untuk berdiskusi pada tanggal 22 maret 2007 di kantor BALMON JABAR, memecakan permasalahan yang terjadi di rakom Cimel, dan sore harinya saya bersama mas Sinam (sekjen JRKI) mendatangi rakom Cimel untuk lebih mengetahui kronologis kejadian yang dialami oleh Rakom Cimel pada saat itu, dan ada suasana berbeda dilingkungan rakom Cimel saat itu beberapa warga ramai membicarakan bahwa ada pengelola rakom Cimel yang ditangkap oleh POLISI karena melihat ramainya suasana di rakom Cimel saat itu, dan setelah mendengar itu saya sempat berkeliling di seputaran studio rakom Cimel untuk berdiskusi bersama fans atau warga terdekat untuk menerangkan bahwa di rakom cimel  tidak ada yang ditangkap seperti yang isu yang ramai di bicarakan, dan saya sedikit menjelaskan adanya permasalahan teknis yang terjadi di rakom Cimel..

Pertemuan tanggal. 22 Maret 2007 di kantor Balai Monitoring  Jawa Barat, yang dihadiri oleh perwakilan dari PT. Angkasapura, rakom Citra Melati, JRK-JABAR, KPID-JABAR dan difasilitasi oleh Balai Monitoring yang saat itu kepala BALMON Jabar Bpk. Sarjono ikut berdiskusi bersama untuk memecahkan masalah yang terjadi di rakom Cimel, saat diskusi tim BALMON menjelaskan bahwa Sweeping yang dilakukan ke rakom Cimel atas pengaduan dari PT. Angkasapura Husen Sastranegara, karena menggangu navigasi udara atau komunikasi pilot, dan pada diskusi ada sedikit perdebatan antara JRK JABAR dan BALMON JABAR, JRK JABAR yang saat itu di hadiri oleh bung Gani Rachman atau yang biasa disapa Gagan, iwan dan saya sendiri (adi), meminta kejelasan lebih rinci karena perangkat pemancar yang saat itu hanya ± sekitar 50 watt bisa mengganggu navigasi udara dan lagi pula Rakom Cimel yang sudah mendapatkan surat kelayakan perijinan dari KPID JABAR dan telah membayar uang sewa frequensi ke Dinas Perhubungan provinsi Jawa Barat bisa melanggar, dan pak Ade selaku kordinator penyegelan terhadap rakom Cimel menuturkan bahwa yang terjadi ialah bukan dari spleteran FM nya akan tetapi gelombang sepiriusnya yang melebar dan pak ade pun menunjukan bukti-bukti sebagai berikut : (liat bagan gambar di atas)

 Dan setelah pemaparan permasalahan yang terjadi di rakom Cimel oleh Bpk. Ade Sofyan, baru adanya kesepakatan antara JRK JABAR dan BALMON JABAR bahwa perangkat siar yang ada di cimel yang statusnya saat itu disegel tidak boleh di gunakan lagi, dan rakom Cimel harus membuat lagi perangkat yang baru dan setelah adanya perangkat siar yang baru akan di cek oleh BALMON atas permintaan dari Jaringan Radio Komunitas Jawa Barat.Mungkin kita bisa memetik pelajaran yang terjadi di rakom Citra Melati Plered-Purwakarta, dan kini rakom Citra Melati telah bersiaran lagi dan perangkat siar yang ada sekarang telah di cek pada minggu ke 4 bulan mei lalu dan dinyatakan lulus tidak bermasalah, mudah-mudahan kasus yang terjadi di daerah dengan kata sweeping atau penyegelan di dasari dengan bukti yang kuat seperti yang dilakukan Balai Monitoring Jawa Barat, dan semoga radio Komunitas di indonesia bisa menjadi media aspirasi masyarakat. Hidup Radio Komunitas !!!!!!!! Oleh : B. Adi Rumansyah  

Komentar»

1. FIFI - Mei 2, 2008

BALMON YANG BAIK HATI,,TERIMAKASIH ATAS KEGIATAN YANG ADA LAKUKAN,,

2. aji - Juni 4, 2008

SALUTE UNTUK BALMON BANDUNG

UPAYAAN SELALU ADA JALAN KELUAR

TIDAK HANYA MAIN SEGAL-SEGEL THOK

NDAK SEPERTI BALMON LAEN YANG MAEN GERTAK ANCAMAN PIDANA DAN KUHAP AJAA

MEMBUNUNUH KREATIFITAS

3. atox - Juli 19, 2008

Balmon Jabar memang oke, seharusnya seperti itu, bukti jelas, dan ada jalan keluar yang saling menguntungkan,kalau balmon yang lain seperti ini pasti radio komunitas juga akan berkembang dengan baik

4. ADI - Maret 23, 2009

HATI-HATI ADA BALMON YANG BERGAYA PREMAN, KASIH DUIT JUGA DIEM…BALMON TUH KAHAN KUMPULAN ORANG BEGO SEMUA

5. Muhammad Djafar - Maret 4, 2011

Kepada Yth,
Balmon Jawa Barat
Di Bandung

Bersama ini kami mohon penjelasan bahwa di Kota Bekasi dan Kabupaten bekasi, telah tumbuh bagaikan Jamur Pemakai Radion Komunikasi,tanpa Izin dari Pemerintah ( diluar RAPI/ORARI), Bahkan sdh memakai Repeater ( Binaan Polres ).
Berkenan dg hal tsb, maka kami menanyakan bahwa apakah organisasi dibawa Binaan Polres dg memakai Pesawat Radio ( Organisasi Pokdar,Sispandu dan Sikat ), sedangkan biaya nya tdk menyetor ke Negara.

Tks, HM Djafar/Ketua RAPI Wilayah 11 bekasi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: