jump to navigation

Siaran Pers KOMINFO Juni 23, 2007

Posted by jrki in Berita.
trackback

*Siaran Pers No. 78/DJPT.1/KOMINFO/6/2007*

Searah dengan semakin cepatnya perkembangan pertumbuhan penyelenggaraan
telekomunikasi, keinginan percepatan pemerataan pembangunanannya dan
antisipasinya terhadap era kompetisi di sektor telekomunikasi yang
sesungguhnya saat ini sudah mulai berlangsung, Ditjen Postel telah
memutuskan untuk merencanakan melakukan perubahan terhadap Peraturan
Pemerintah No. 52 Tahun 2000 Tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi.
Sejauh ini memang baru internal Ditjen Postel dan BRTI yang telah
melakukan sejumlah pembahasan yang cukup intensif dengan tujuan untuk
menyusun rancangan perubahannya tersebut.

Namun demikian, seperti biasanya, rancangan ini tetap harus disampaikan
ke publik dalam bentuk konsultasi publik untuk memperoleh tanggapan dari
berbagai pihak yang berkepentingan. Bahkan di luar forum konsultasi
publik ini Ditjen Postel juga nantinya mengagendakan untuk mengadakan
pembahasan bersama dengan berbagai pihak yang terkait. Konsultasi publik
ini akan berlangsung mulai hari ini tanggal 7 sd 29 Juni 2007, dan
tanggapan dapat dikirimkan ke alamat email: gatot_b@postel.go.id .

Dengan adanya rencana perubahan ini, diharapkan memungkinkan Ditjen
Postel lebih leluasa dalam menyusun rancangan-rancangan regulasi lain
yang terkait dengan penyelenggaraan telekomunikasi. Oleh karena itu,
sejauh ini Ditjen Postel dalam menyusun regulasinya tetap mengacu pada
ketentuan yang ada, sementara pada sisi lain penyelenggaraan
telekomunikasi telah berkembang demikian pesat dan berikut dengan
tingginya tingkat persoalan yang harus diatasi oleh Ditjen Postel.

Memang idealnya payung hukum yang lebih tinggi yang harus dirubah, yaitu
Undang-Undang No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi yang diakui
sepenuhnya sudah saatnya harus segera direvisi, sehingga dapat lebih
mengakomodasi segala persoalan yang ada. Namun demikian, saat ini Revisi
Undang-Undang Telekomunikasi belum masuk daftar prioritas pembahasan di
DPR-RI sampai menjelang Pemilu 2009. Akan tetapi, meski belum prioritas,
pembahasan ke arah revisi Undang-Undang Telekomunikasi tersebut sudah
mulai dilakukan oleh Ditjen Postel dan BRTI. Bahkan dengan KPI pun
pernah dilakukan workshop bersama, karena tidak tertutup kemungkinan
wacana dan domain utama pada pembahasan nantinya lebih banyak mengacu
pada konvergensi telekomunikasi dan penyiaran itu sendiri.

Secara umum perubahan yang ada pada rancangan ini cukup beragam, yaitu
mulai dari perubahan dan pengembangan substansi masalah interkoneksi,
USO, tarif, perizinan, sertifikasi perangkat, penyadapan informasi,
pencabutan izin dan kewajiban denda. Sedangkan beberapa hal lain yang
cukup menarik untuk diperhatian dan substansinya dihilangkan dari
Peraturan Pemerintah ini adalah substansi yang menyangkut masalah
penyiaran, seperti misalnya Pasal 38 menyebutkan, bahwa penyelenggaraan
telekomunikasi khusus diselenggarakan untuk keperluan:

   1. sendiri;
   2. pertahanan keamanan negara;
   3. penyiaran.

Pada rancangan yang baru ini, keperluan penyiaran dihilangkan. Sebagai
konsekuensinya, Bab Keempat tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi
Khusus Untuk Keperluan Penyiaran juga harus dihapuskan, yang terdiri
dari Pasal 51, Pasal 52, Pasal 53 dan Pasal 54. Penghabusan ini selain
karena sekarang sudah ada Undang_undang No. 32 Tahun 2002 tentang
Penyiaran, juga karena Peraturan Pemerintahnya juga sudah berlaku
efektif, sehingga dipandang perlu untuk dilakukan minimalisasi duplikasi.

Kepala Bagian Umum dan Humas,

Gatot S. Dewa Broto

HP: 0811898504

Email: gatot_b@postel.go.id

Tel/Fax: 021.3860766

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: